Minggu, 13 April 2014

Apakah Hidup ini adalah Serangkaian Bencana Yang Menyakitkan?

Tidak juga. Alam semesta selalu memberi kita tanda-tanda kecil. Ketika kita mengabaikan tanda-tanda itu, maka alam semesta akan menghantam kita dengan masalah besar. Menjadi dewasa sangat menyakitkan jika kita menolaknya.


     Kita dapat menghadapi kehidupan dengan satu dari tiga cara berikut ini. Kita bisa berkata:

  • "HIDUP SAYA ADALAH SERANGKAIAN PENGALAMAN YANG SAYA BUTUHKAN, YANG TERJADI DENGAN URUTAN YANG SEMPURNA." (Pendekatan yang paling sehat.. dijamin pikiran Anda akan menjadi sangat tenang.)
  • "HIDUP ADALAH LOTRE, TETAPI SAYA MEMANFAATKAN DENGAN SEBAIK-BAIKNYA APA PUN YANG AKAN TERJADI." (Pilihan terbaik berikutnya.. menawarkan kualitas hidup yang biasa-biasa saja.)
  • "MENGAPA HAL BURUK SELALU TERJADI PADA DIRI SAYA?" (Dijamin akan membuat Anda sangat menderita dan putus asa.)
     Begitulah kehidupan. Kita dilempari kerikil kecil, sebagai semacam peringatan. Ketika kita mengabaikan kerikil itu, kita dilempari batu bata. Abaikan batu bata itu dan kita akan dihantam dengan batu besar. Jika kita jujur, kita bisa melihat kapan kita telah mengabaikan tanda-tanda peringatan tersebut. Kemudian kita berani berkata, "Mengapa saya?"

     Hidup tidak selalu harus menyakitkan.. tetapi rasa sakit masih menjadi alasan utama agar kita berubah. Sampai kita merasa tersakiti, kita bisa berpura-pura. Hati kita berkata,"Saya baik-baik saja."

     Selalu lebih mudah melihat penderitaan orang lain! Kita melihat Jim dan berkata,"Bangkrut adalah pelajaran paling besar untuknya." Kita melihat Mary dan berkata,"Perceraian itu membantunya untuk mandiri." Kita semua setuju kalau,"Masalah membuat Anda lebih kuat."

     Namun, ketika kita sendiri dirundung masalah, kita tidak begitu bersemangat. Kita berkata,"Tuhan, mengapa ini terjadi? Berilah hambamu ini masalah yang tepat!" Sayangnya, masalah yang sesungguhnya tidaklah tepat.

     Masalah juga terjadi secara bergelombang. Kita mengetahui beberapa gelombang.. gelombang suara, gelombang cahaya, gelombang otak, gelombang mikro. Dalam istilah yang tidak ilmiah, gelombang menunjukkan kalau sesuatu cenderung bergerak secara berkelompok.

     Ini berarti masalah terjadi secara berkelompok, seperti masalah keluarga, undangan pernikahan, dan perbaikan mobil juga cenderung terjadi secara bersamaan. Mencamkan hal ini dalam pikiran Anda sangatlah membantu. Ketika dalam satu bulan Anda tidak memiliki tagihan, Anda berkata kepada diri Anda,"Saya akan menyisihkan sedikit untuk gelombang berikutnya." Ketika Anda tersapu gelombang berikutnya, Anda berkata kepada diri Anda,"Saya kenal dengan gelombang ini.. ini hanya sementara."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar